Film

Cerita Film Greyhound – Film Action Terbaru Tom Hanks

rekomendasi film terbaik 2020

Ekstratime.com Kadang bila satu film telah sangat terasa intensif, benar-benar gampang untuk meremehkan apa-apa yang berlangsung dalam film logis atau mungkin tidak dan itu yang saya alami dengan film Greyhound, film perang terkini dari sutradara Aaron Schneider dan artis Tom Hanks yang berperanan selaku penulis naskah.

Cerita Film Greyhound Adaptasi Dari Novel

Diadaptasi dari novel tahun 1955 dengan judul “The Good Shepherd” oleh C. S. Forester, Film Greyhound berdasar di tahun 1942, waktu awalnya Amerika Serikat terjebak dalam Perang Dunia II. “Greyhound” adalah nama panggilan untuk USS Keeling, satu kapal perang Amerika Serikat yang dipegang oleh Kapten Ernest Krause (Tom Hanks).

film greyhound film action film tom hanks

Greyhound pimpin “Convoy HX-25”, satu konvoi besar Sekutu yang berisi 37 kapal pasukan dan perbekalan dan 4 kapal perang enteng yang terbagi dalam beberapa kapal perang asal Inggris. Maksudnya ialah Liverpool, Inggris dan untuk capai Liverpool, konvoi itu harus melewati luasnya Samudra Atlantik.

Rintangan untuk konvoi ini ialah ada satu tempat di Samudra Atlantik yang dinamakan “Black Pit”, di mana pada tempat itu konvoi yang dipegang oleh Greyhound itu ada di luar capaian pelindungan udara dan rawan pada gempuran dari kapal selam U-Boat punya Jerman. Pelindungan udara seterusnya akan ada pada 50 jam selanjutnya, hingga pelindungan konvoi betul-betul bergantung dengan beberapa kapal perang saja.

Film ini adalah salah satu rekomendasi film terbaik 2020 untuk genre action. Tom Hanks sebagai aktor profesional bisa memerankan tokoh kapten Ernest Krause dengan cukup baik.

Film Greyhound Sangat Padat dan Minimalis

Apa yang paling saya gemari ialah begitu minimalisnya film Greyhound ini. Sebagian besar film cuman beradaan pada kapal Greyhound, dan film ini cuman berjalan sepanjang 90 menit saja. Bila kalian memikir film ini akan sangat terasa kurang, karena itu kalian salah sebab bung, film ini sanggup memproses minimalis itu dengan kecepatan film dan episode yang paling intensif.

Baca:  Review Film The Invisible Man 2020
film greyhound film action film tom hanks

Ini ialah contoh film yang mengenali jika perang ialah makanan intinya, hingga sebagian besar 90 menit dihabiskan dengan penuh episode yang benar-benar mencekam tiada basa-basi, bahkan bisa saja film paling hebat yang saya saksikan belakangan ini sebab sukses membuat saya duduk tegak dari awalnya sampai akhir. Memicu adrenalin? Sudah pasti!

Benar-benar, film Greyhound ini tak pernah sekalinya sia-siakan waktunya. Dari awalnya, bahaya telah menyelimutinya konvoi itu. Dari waktu pertama berjumpa dengan kapal U-Boat pertama sampai berjumpa dengan U-Boat untuk yang beberapa kalinya pada penghujung film, tak pernah sekalinya Greyhound dan kapal perang yang lain istirahat, dan begitupun dengan saya yang terus terpicu adrenalin saya sambil menanti bahaya apa lagi yang akan dijumpai mereka.

Salah satu perihal yang membuat film Greyhound ini benar-benar intensif ialah musiknya. Dengan Blake Neely selaku komposernya, musik dalam film terintegrasi dengan prima dengan tiap episodenya. Waktu bahaya telah makin merapat dan nampak tidak dapat dijauhi, musik di filmnya makin lama makin naik suaranya yang pada akhirnya meledak jadi satu alunan musik yang penuh energi.

Kekurangan Cerita Film Greyhound

Tapi apa yang membuat film Greyhound ini kurang optimal ialah tidak ada kedalaman watak, khususnya dengan figur intinya. Tom Hanks memainkan Kapten Ernest Krause, komandan kapal Greyhound dan pimpinan konvoi. Dengan cuman 90 menit saja dan sebagian besar film berpusat dengan perang antar kapal, benar-benar jarang-jarang filmnya untuk habiskan waktunya dengan Ernest dan betul-betul mempelajari personalitasnya.

Baca:  Review Film I'm Thinking of Ending Things 2020
film greyhound film action film tom hanks

Pada periode lalu, saat sebelum dia pergi, Ernest berjumpa dengan Evelyn (Elisabeth Shue), kekasihnya. Tidak ada narasi apa saja dengan ke-2 nya, cuman Evelyn memberi Ernest hadiah berbentuk sandal selop dan jika Ernest pengin menikah dengan Evelyn tetapi harus terima penampikan sebab menanti perang habis. Episode yang cukup singkat itu tidak memberi apa-apa kecuali hati bingung, siapa Evelyn ini dan apa jalinan mereka awalnya?

Tidak itu saja, beberapa episode yang memakai CGI masih memiliki masalah dan keluarkan saya pengalaman dari melihat. Tidak, episode yang saya tujuan bukan episode waktu kapal sama-sama tembak-menembak. Episode itu masih hebat, dan saya tidak jadi masalah sedikitpun.

Episode yang saya tujuan ialah ada waktu Ernest bicara dengan salah satunya anak buahnya di luar kapal saat malam hari dan disinari sinar bulan, dan episode itu nampak bohongan dengan artis dan latar belakangnya yang tidak bersatu dan membuat saya memikir, kenapa film dengan bujet yang lumayan besar ini masih membuat episode semacam itu nampak kurang memberikan keyakinan? Kemungkinan film ini mempunyai beberapa fakta dan saya tidak pernah mengenalinya.

Tetapi jika dipikirkan lagi, kekurangan dari rekomendasi film terbaik ini masih sangat kecil dibanding dengan serunya yang saya peroleh dari Greyhound. Mencekam, instens, cepat dan efektik, Greyhound jadi film yang dengan prima kembalikan Aaron Schneider selaku sutradara yang telah lama tidak membuat film (film terakhir kalinya, Get Low, dikeluarkan pada 2009) dan kembali lagi memberikan keyakinan Tom Hanks selaku penulis film yang mahir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *