Film

5 Film Pendek Terbaik 2020 Yang Gemparkan Indonesia

film pendek Kembali ke Jakarta

Ekstratime.com – Wabah yang menempa Indonesia dan dunia sudah memberi imbas besar untuk industri perfilman terutama film pendek. Tidak seperti tahun kemarin yang tiap bulan dapat tampil beberapa puluh atau bahkan juga beberapa ratus film pendek yang dapat dilihat, tahun wabah ini angka turun mencolok. Terhitung produksi film dalam negeri Indonesia yang terlambat.

Belum ada film baru membuat beberapa film produksi tahun kemarin dan sebelumnya jadi disukai. Tidak cuma film layar-lebar dan seri, beberapa film pendek Indonesia yang awalnya tidak ada malahan jadi berkibar dan trending di sosial media.

Di bawah ini jejeran film pendek Indonesia yang hebohkan jagad sosial media di tengah wabah.

Film Pendek Lemantun (2014)

film pendek Lemantun

Film pendek dengan durasi 21,39 menit garapan Wregas Bhanuteja ini tampil pertamanya kali tahun 2014. Dimainkan beberapa tokoh berumur separuh baya, Lemantun bercerita kehidupan satu keluarga di Jawa. Seorang ibu yang bagikan peninggalan ke anak-anaknya. Bukan berbentuk uang, tanah atau emas, tetapi lemari-lemari lama.

Film ini dapat membuat kamu ketawa dan juga berlinang air mata. Ajak kamu untuk kembali lagi mengenang waktu kecil, sekalian seorang ibu yang sudah melahirkan dan mendidik kita.

Film ini sukses kantongi beberapa prestasi seperti Film Pendek Terhebat dari Animo Film Indonesia 2015 dan Film Pendek Terhebat versus Piala Maya 2015.

Film pendek dengan durasi 28,06 menit ini diperankan oleh artis Ramon Y. Tungka, Clara Soetedja, dan Mien Brodjo. Film yang disutradarai oleh Sidharta Tata ini jadi salah satunya nominasi Film Pendek Terhebat di FFI 2015.

Baca:  Review Film Lemantun Karya Wregas 2014

Natalan menceritakan mengenai seorang pria dan istrinya yang lakukan perjalanan mudik ke Yogyakarta. Perjalanan untuk dapat rayakan natal bersama si Ibu rupanya tidak segampang yang dipikirkan. Pada akhirnya juga tidak seperti kemauan.

Film Pendek KTP (2016)

film pendek KTP

Film KTP bercerita seorang petugas sensus kependudukan yang bertandang ke beberapa rumah masyarakat untuk membikinkan KTP. Pembicaraan petugas sensus dengan salah seorang kakek jadi sisi yang unik untuk dibaca.

Film pendek dengan durasi 15,32 menit kreasi Bobby Prasetyo ini akan membuat kamu senyuman-senyum sendiri sekalian mikir.

Sukses menyikat penghargaan Film Terhebat di Fiagra Horror Film Festival 2016 dan Film Seram Terhebat dari Taman Film Festival 2017, membuat kamu perlu melihat film Singsot (Siulan dengan bahasa Jawa).

Singsot menceritakan mengenai seorang anak yang sedang bermalam di dalam rumah kakek-neneknya. Karena tidak mengikuti larangan bersiul pada malam hari, si anak alami peristiwa ganjil. Bersiap membuat bulu kuduk bergidik.

Film Pendek Balik Jakarta (2017)

film pendek Kembali ke Jakarta

Film pendek dengan judul Balik Jakarta ini tampil tahun 2017, dari hasil kerja sama Studio Antelope dengan Kedutaan Federasi Jerman di Indonesia. Narasi yang dijadikan film ini termasuk unik sebab bercerita mengenai masyarakat Jerman yang kembali pada Indonesia untuk cari rumah lama waktunya di Jakarta.

Baca:  Sinopsis Bad Boys for Life 2020, Dua Bintang Legenda Hollywood

Dalam penelusuran itu, sang orang Jerman diantarkan oleh tukang ojek pangkalan. Sepanjang penelusuran rumah itu, berlangsung banyak percakapan tarik di antara masyarakat Jerman dan tukang ojek yang terhalang bahasa.

Film Pendek Tilik (2018)

film pendek Tilik

Nama Bu Tejo dan Tilik tiba-tiba trending dan ramai dibicarakan. Bila Tilik ialah judul film pendek garapan Wahyu Agung Prasetyo, karena itu Bu Tejo adalah watak dalam film itu yang membuat pemirsa games.

Film Tilik bercerita sekumpulan ibu-ibu dari satu dusun yang naik truk untuk menengok Bu Lurah yang sakit di dalam rumah sakit di kota. Sepanjang perjalanan itu, berlangsung diskusi di antara sebagian orang figur yang menyinggung bermacam tema yang ada dalam masyarakat.

Film Tilik sebenarnya dikeluarkan pada 2018 dan sudah mendapatkan penghargaan Piala Maya 2018 kelompok Film Narasi Pendek Dipilih. Pada 17 Agustus 2020, film ini sah disiarkan di YouTube dan mendapatkan sambutan yang baik sekali sampai trending.

Film Pendek Unbaedah (2019)

film pendek Unbaedah

Film pendek Unbaedah dengan durasi 15 menit ini sukses raih penghargaan Film Favorite Anti Corruption Film Festival pada 2019 kemarin. Film kreasi Iqbal Ariefurrahman ini memiliki kandungan pesan yang dalam, bukan hanya melipur saja.

Unbaedah bercerita figur Baedah (Bu Tejo di Tilik) yang sering ambil porsi makanan lebih di tiap acara. Karena rutinitas itu, Baedah dan keluarganya harus alami peristiwa yang tidak menyenangkan.