Film

Review Film Mank 2020 Karya David Fincher

rekomendasi film terbaik 2020 film mank

Ekstratime.com Siapakah yang senang melihat film kreasi sutradara David Fincher, seperti Gone Girl (2014), The Curious Kasus of Benjamin Button (2008), atau judul film yang lain? Enam tahun sesudah mengeluarkan Gone Girl, Fincher pada akhirnya comeback kembali dengan film Mank. Berlainan dengan film Fincher awalnya, Mank dikeluarkan secara terbatas di Netflix.

Fincher kemungkinan dikenali selaku sutradara film thriller. Tetapi, ia sempat juga mengolah film biopik yang dengan judul The Social Network (2010). Nah, FIlm Mank jadi film biopik ke-2 Fincher sesudah The Social Network. Film ini diperankan oleh bermacam artis terkenal, salah satunya Gary Oldman, Amanda Seyfried, dan Lily Collins.

film Mank bercerita mengenai kehidupan Herman J. Mankiewicz, seorang penulis naskah Hollywood di zaman 1920-an sampai 1950-an. Bukan menyoroti seluruh perjalanan hidupnya Mankiewicz, Mank konsentrasi pada cerita Mankiewicz waktu ia mengolah naskah film yang dengan judul Citizen Kane (1941). Melalui film ini, kalian akan tahu bagaimana lika-liku yang ditemui Mankiewicz waktu tulisan naskah Citizen Kane.

Kehidupan Hollywood Kuno yang Dikisahkan Secara Lamban

review film mank, sinopsis film mank

Seperti skenario yang disebut sebelumnya, film Mank berdasar waktu beberapa zaman kuno Hollywood, persisnya antara kurun waktu 1930-an sampai 1940-an. Yup, film Mank ini meringkas perjalanan cerita Mankiewicz sepanjang 10 tahun, dimulai dari ia memperoleh ide untuk pengerjaan naskah Citizen Kane sampai film itu dikeluarkan dan memperoleh penghargaan.

Dalam penyuguhan plotnya, Fincher memakai sistem jalur mundur-maju. Film dibuka dengan latar waktu 1940, ketika Mank baru ingin mengawali dalam tulisan naskah Citizen Kane. Lantas, kalian akan dibawa mundur ke kejadian saat sebelum episode pembuka film, selanjutnya dibawa kembali pada 1940 dan dibawa mundur kembali ke tahun yang lain.

Agar pemirsa tidak bingung dengan jalur maju mundurnya Mank, tiap episode kilas balik terus dengan diawali text yang memberitahu waktu dan tempat episode itu berjalan. Text itu semestinya menolong kita agar tidak salah jalan pada jalan narasi film ini. Sayang, perubahan ceritanya yang lamban kemungkinan membuat pemirsa akan sedikit salah jalan waktu pengalihan di antara episode kilas balik dan episode intinya.

Baca:  Review Film To All The Boys: P.S I Love You 2020

Film Mank sesungguhnya bukan type film yang membuat pemirsa harus memutar otak waktu melihatnya. Tetapi, jalan ceritanya yang lamban kemungkinan dapat membuat beberapa pemirsa berasa jemu waktu melihatnya. Apa lagi, kalian tidak akan mendapati episode dengan persoalan menegangkan atau plot twist di film ini.

Film ini seolah ajak pemirsa untuk menyaksikan perjuangan Mankiewicz tanpa ada dilebih-lebihkan. Bahkan juga, rekayasa politik Hollywood kuno di film ini berasa logis dengan fakta yang ada. Ingat Fincher demikian sama dengan film thriller, kalian ditanggung akan menyaksikan segi berlainan si sutradara di Mank.

Tampilan Film Mank dan Audionya Terkesan Vintage

review film mank, sinopsis film mank

Film Hollywood kekinian dengan latar yang kuno seringkali kita temui sejauh ini. Tetapi, film Hollywood dengan latar kuno terus tampil dengan kualitas film warna sama jaman film itu dibuat. Kesempatan ini, Fincher nampaknya tidak ingin tanggung-tanggung mendatangkan Hollywood kuno ke pemirsa dengan membuat visual Mank jadi hitam-putih.

Film hitam-putih di industri perfilman kekinian benar-benar bukan hal yang baru. Itu penyebabnya, penampilan visual di Mank dibikin betul-betul seperti kualitas film hitam-putih yang dikeluarkan di zaman 1930 atau 1940-an, dimulai dari bintik hitam yang seringkali ada di monitor, peralihan antaradegan yang betul-betul ciri khas film kuno, sampai dampak visual ciri khas film kuno waktu beberapa watak sedang menyetir mobil.

Tidak cuman dari sisi visual saja. Dampak suara dan musik latar episode yang kalian dengar di Mank betul-betul sesuai yang kerap kalian dengar di film kuno. Dengan kualitas suara semacam ini, Mank seolah mempunyai kualitas audio yang kurang optimal bila dibanding film kekinian yang lain. Tetapi, itu nilai estetis dari film kuno yang kembali diperlihatkan di Mank.

Performa Gary Oldman dan Amanda Seyfried yang Mengambil Perhatian

Kalian yang pernah melihat bermacam film yang diperankan oleh Gary Oldman, kalian tentunya sepakat jika kualitas akting artis itu sudah pasti tidak perlu disangsikan. Artis yang pernah memenangi Oscar ini dikenal juga selaku salah satunya artis seribu muka di Hollywood. Tentu saja bukan hal yang susah untuk Oldman untuk memainkan figur dunia riil, yakni Herman J. Mankiewicz, di film ini.

Baca:  Sinopsis Film I'm Your Woman yang Diperankan Juara Golden Globe

Kecuali Oldman, aktor yang lain yang cukup mengundang perhatian di Mank ialah Amanda Seyfried. Seperti Oldman, Seyfried memainkan figur yang berada di dunia riil, yakni Marion Davies, artis Hollywood yang sempat terkenal di zaman 1910-an sampai 1930-an. Waktu Oldman dan Seyfried tampil pada sebuah episode, ke-2 artis ini betul-betul tampilkan chemistry yang sangatlah baik.

Aktor simpatisan yang lain yang berada di film ini tampil dengan baik sekali. Seluruh artis di Mank sanggup tampil seperti beberapa orang pada zaman 1930-an dengan benar-benar menyakinkan melalui bicara yang betul-betul sesuai orang jaman itu. Ditambah dengan riasan mereka yang nampak memberikan keyakinan. Yup, team baju dan tata dandan di Mank perlu dihargai atas performa beberapa artisnya.

Apa Mank Berkesempatan Masuk Oscar 2021?

Saat sebelum dikeluarkan, Mank disebut selaku film yang akan sanggup berkompetisi untuk masuk ke nominasi Oscar atau yang umum dikatakan sebagai Oscar contender. Keseluruhannya, bermacam faktor yang diperlihatkan di Mank semestinya sanggup membuat film ini memperoleh nominasi Oscar 2021, apa lagi film biopik benar-benar berlangganan masuk nominasi Oscar.

Bila nanti Mank tidak sukses masuk nominasi “Best Picture” atau “Best Director”, tentu saja ada nominasi yang lain semestinya sanggup dicapai oleh film ini. Menyaksikan performa Gary Oldman dan Amanda Seyfried, Mank tentu saja punyai peluang untuk memperoleh nominasi “Best Actor”, “Best Actress”, atau “Best Supporting Actress”.

Bila menyaksikan faktor yang lain, film Mank berkesempatan memperoleh nominasi “Best Costume Desain”, “Best Make up and Hairstyling”, dan “Best Production Desain”. Nah, tinggal kita nantikan saja apa film Mank nanti betul-betul dipandang pantas berkompetisi di Oscar atau tidak.

Penutup

Keseluruhannya, film Mank adalah salah satunya film terbaik 2020. Tetapi harus diingat, film ini kemungkinan bukan buat seluruh orang, apa lagi buat kalian yang menyukai nikmati film dengan plot dan episode yang menegangkan. Tetapi bila kalian pencinta biography, film ini tentu saja tidak bisa kalian terlewat.