Film

Review Film The Invisible Man 2020

rekomendasi film terbaik 2020

Ekstratime.comPada Maret 2020, jika kalian ingat, ada beberapa judul film seram Hollywood yang memikat. Nah, ada satu judul yang akan membuat kalian menjerit sepanjang menontonya, yakni Film The Invisible Man. Film satu ini adalah film yang diadaptasi dari novel kreasi HG Wells dengan judul sama sekalian remake dari film garapan James Whale.

Dapat disebutkan film ini akan berlainan dari versus orisinalnya. Soalnya, film garapan Leigh Whannell ini ungkap asal mula dari sang manusia kasat mata. Tetapi, The Invisible Man versus Whannell bukan sisi dari Dark Universe seperti The Mummy (2017).

Nonton film the invisible man 2020 sub indo sudah bisa kamu lakukan di situs streaming film favoritmu. Film ini enjadi salah satu rekomendasi film terbaik 2020.

Jalan Cerita yang Berebeda

Film The Invisible Man 2020

Film The Invisible Man menceritakan mengenai Cecilia Kass (Elisabeth Moss) yang terjerat dalam jalinan pernikahan tidak serasi dengan Adrian (Oliver Jackson), seorang periset pandai dan kaya raya. Cecilia sejauh ini sering jadi korban kekerasan dari suaminya.

Waktu Adrian diberitakan bunuh diri, Cecilia tidak yakin. Dianya berasa Adrian masih hidup dan terus ada disekelilingnya. Bahkan juga, Cecilia terus diteror secara terus-menerus oleh makhluk tidak kasat mata.

Plot yang di atas terang berlainan dari film orisinalnya yang dikerjakan oleh James Whale. Bedanya, Leigh Whannell sebagai sutradara, film ini lebih memusatkan figur Cecilia dibanding manusia kasat mata. Disamping itu, Whannell menyisipkan bumbu kekinian dalam narasi yang umum kalian dapatkan di film fiksi ilmiah dengan tehnologi optikal. Hasilnya, narasi film ini gampang diterima dan logis daripada versus orisinalnya.

Baca:  Film Mulan 2020 Tuai Kecaman Dari Banyak Pihak

Seolah Whannell ajak pemirsa jadi figur Cecilia sejauh film ini. Apa lagi, banyak episode-adegan penuh kemelut dan baku hajar yang menarik perhatian. Ini menunjukkan kejeniusan Whannell dalam mengolah beberapa film seram.

Durasi Film The Invisible Man Cukup Panjang

Film The Invisible Man 2020

Mempunyai narasi yang fresh dan memikat, film yang diadaptasi dari novel kreasi HG Wells dengan judul sama ini tidak lari dari novelnya. Film ini mempunyai waktu yang panjang, yaitu 2 jam 5 menit. Waktu yang lebih dari rerata ini membuat plot panjang yang menjemukan untuk kalian yang menyukai seram intensif.

Membuat plot dari watak intinya lumrah saja jika film The Invisible Man mengonsumsi waktu. Ini membuat beberapa pemirsa ketidaktahuan. Disamping itu, ada bagian-bagian mempunyai nuansa yang serupa seperti pada film Hollow Man (2000). Untungnya, intensif kemelut cukup terbangun secara baik.

Akting Bagus Dari Elisabeth Moss

Akting Elisabeth Moss selaku Cecillia Kass tampil bagus. Artis peraup penghargaan Golden Globe Award ini sanggup menunjukkan emosi dan kegilaan Cecillia pada intimidasi “manusia kasat mata” ke dalam film The Invisible Man.

Film The Invisible Man 2020

Disamping itu, Moss sukses tampilkan gestur trauma, teraniaya, dan remuknya figur Cecilia. Apa lagi, waktu ia nyaris bunuh diri dengan menyayat urat nadinya memakai pulpen, hati patah semangat akan kalian ikut alami. Tidak bingung bila ia mendapatkan peranan khusus dalam film ini. Kehadirannya dalam film The Invisible Man menunjukkan bila Moss bukan artis yang asal-asalan.

Di luar akting memikat dari Moss, karakter beberapa pemain simpatisan juga cukup membuat narasi film ini berasa makin menakutkan. Seperti gestur Storm Reid selaku Sydney Lanier saat ia diteror oleh sang manusia kasat mata.

Baca:  Review Film Enola Holmes, Banyak Wejangan Untuk Remaja

Lalu, ada Aldis Hodge selaku James Lanier. Emosi yang dirasa oleh James sukses diperlihatkan dengan bagus. Melalui beberapa diskusi emosional yang melipur sekalian mengelitik, artis berumur 33 tahun ini berhasil memberi warna unik di film ini. Sayang, jatah watak ini tidak kebanyakan.

Banyak Adegan Mengejutkan

Kecuali akting prima dari Elisabeth Moss, dua kembali hal yang membuat film ini makin menakutkan, yakni situasi dan scoring-nya. Situasi menakutkan sudah dapat dirasa dari awalnya film, yakni waktu Cecillia usaha lari dari rumah dengan berjalan pelan-pelan, mematikan CCTV, sampai terus menyaksikan ke belakang.

Lalu, scoring film ini cukup impresif. Soalnya, Leigh Whannell tahu benar kapan harus menyisipkan surprise melalui suara. Ini membuat beberapa pemirsa betul-betul terkejut waktu episode jump scare yang dihidangkan sejauh film ini.

Walau ada banyak peristiwa yang berkesan memaksakan. Beberapa suara yang didatangkan dalam film ini dibikin untuk mendramatisasi beberapa peristiwa penting yang disuguhi ke hadapan pemirsa.

Lepas dari situasi dan scoring yang membuat jantung berdebar, shot-shot dalam film ini dilakukan dengan masak. Yup, tindakan kejar-kejaran yang meregang nyawa sampai episode baku hajar yang disuguhi nampak secara bagus. Disamping itu, dari sisi visual film ini sukses tampilkan beberapa efek yang buat kita parno sendiri.

Film The Invisible Man telah tampil semenjak 26 Februari. Saat ini kamu sudah bisa nonton film the invisible man sub indo di situs streaming film favoritmu. Oh iya, film ini ditujukan pemirsa berumur 17 tahun ke atas.